Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

MANFAAT IMAN KEPADA HARI AKHIR DALAM PEMBENTUKAN PRIBADI YANG TANGGUH

  MANFAAT IMAN KEPADA HARI AKHIR DALAM PEMBENTUKAN PRIBADI YANG TANGGUH Keyakinan akan adanya hari akhir merupakan rukun iman yang kelima, yang harus diyakini setiap umat Islam. Segala perbuatan baik dan buruk yang dilakukan setiap manusia pasti akan diperhitungkan seadil-adilnya di akhirat kelak. Itulah sebabnya kehati-hatian dalam menjalani hidup, sangat penting menjadi perhatian. Hari Akhir atau hari kiamat adalah hari dibinasakan dan dihancurkan alam semesta yang merupakan tanda berakhirnya kehidupan dunia menuju kehidupan kekal diakhirat. Beriman kepada hari akhir adalah meyakini dengan sepenuh hati bahwa akan datangnya hari berakhirnya kehidupan didunia ini. Alam akhirat tempat manusia mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya sewaktu didunia dan memperoleh ganjaran sesuai dengan perbuatannya. Umat Islam harus percaya dan meyakini bahwa hari akhir itu pasti akan datang sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Al-Hajj/22:7 وَّاَنَّ السَّا عَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَا...

Konteks mengesakan Allah dalam tauhid Rububiyah dan tauhid uluhiyah

  KONTEKS MENGESAKAN ALLAH DALAM TAUHID RUBUBIYAH DAN TAUHID ULUHIYAH Untuk memperdalam ilmu tauhid, maka perlulah kita ketahui bagian-bagian ilmu tauhid itu. Di blogspot pertamaku telah kita pahami apa yang dimaksud dengan tauhid, yaitu meng-Esakan Allah, mengakui keesaan Allah dengan bulat, diikuti oleh ucapan lisan dan dibuktikan dengan amal nyata.  1. Tauhid Rububiyah Tauhid Rububiyah ialah sesuatu kepercayaan bahwa yang diciptakan alam Duni beserta seisinya ini, hanya Allah sendiri tanpa bantuan siapapun. Dunia ini ada, tidak berada dengan sendirinya tetapi ada yang menciptakan dan ada pula yang menjadikan yaitu Allah SWT. Allah maha kuat, tiada kekuatan yang menyamai Af’al Allah. Maka timbullah kesabaran bagi makhluk untuk mengagungkan Allah, makhluk harus bertuhan hanya kepada Allah, tidak kepada yang lain. Maka keyakinan inilah yang disebut tauhid Rububiyah. Jadi, tauhid Rububiyah ialah tauhid yang berhubungan dengan soal-soal ketuhanan.  Allah adalah pencipta ala...

Definisi Aqidah dan Ibadah

  DEFINISI AQIDAH DAN IBADAH A.  Aqidah   Aqidah secara bahasa berarti ikatan, secara terminologi berarti landasan yang mengikat yaitu keimanan, itu sebabnya ilmu tauhid disebut juga ilmu Aqaid (Jama’ Aqidah) yang berarti ilmu mengikat. Taimiyah dalam bukunya “Aqidah Al-Wasathiyah” menerangkan makna aqidah dengan suatu perkara yang harus dibenarkan dalam hati, dengannya jiwa menderita tenang. Sehingga jiwa itu menjadi yakin serta mantap tidak dipengaruhi oleh keraguan dan juga tidak dipengaruhi oleh syakwasangka. Sedangkan syekh Hasan al-banna dalam bukunya “Al ‘Aqoid” menyatakan aqidah sebagai sesuatu yang seharusnya hati membenarkannya sehingga menjadi ketenangan jiwa, yang menjadikan kepercayaan bersih dari kebimbangan dan keraguan.  Ciri-ciri Aqidah   Akidah dalam Islam memiliki ciri-ciri spesifik. Ciri-ciri yang dimaksud adalah sebagai berikut:  1. Aqidah dari dasarkan pada keyakinan hati, karena itu aqidah tidak menuntut yang serba rasional, sebab a...

Sejarah pertumbuhan Ilmu Tauhid pada masa Rasulullah SAW serta faktor internal dan eksternal munculnya ilmu tauhid

 SEJARAH PERTUMBUHAN ILMU TAUHID PADA MASA RASULULLAH SAW SERTA FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL MUNCULNYA ILMU TAUHID Sejarah menunjukkan bahwa pemahaman manusia terhadap ilmu tauhid itu sudah tua sekali yaitu sejak diutusnya Nabi Adam. Dalam Alquran sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Anbiya’:25 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: وَمَاۤ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا نُوْحِيْۤ اِلَيْهِ اَنَّهٗ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنَاۡ فَا عْبُدُوْنِ Artinya: "Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Aku maka sembahlah Aku." Berhenti tolak dari pengertian tauhid yakni membahas tentang adanya Allah SWT, dan utus-putusannya maupun hari pembalasan. Keyakinan ini pada dasarnya telah dirintis dan telah disyariatkan kepada nabi-nabi sebelumnya, sejak dari Nabi Adam sampai kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan pengertian lain ajaran tauhid telah diwajibkan All...